Melupakanmu

Aku sudah banyak mengenal pria
Aku juga sudah beberapa kali jatuh hati
Terakhir kali, aku jatuh hati padamu
Namun sayang, mudah untuk ditebak
Hubungan kita hanya seumur jagung

Kau tau ?
Ternyata kisah sebentar selalu menyajikan kenangan yang manis
Namun tak ku pungkiri harus berakhir pahit juga
Kau berhasil membuatku jatuh hati
Kaupun berhasil membuatku patah hati

Hingga kau bisa mengacaukan seluruh pikiranku
Mengacaukan seluruh aktifitas terbaruku
Kau mengacaukan kenangan orientasi kampusku
Disaat orang lain berlomba - lomba mencari teman baru
Sayangnya, aku hanya diam terpuruk sambil berdebat dengan diri sendiri

Akupun tersadar
Jika aku terus begini, apa gunanya juga
Dan kini, aku memiliki teman sekampus
Aku bisa melupakan sejenak tentang dirimu
Tentang hati yang masih tak terkondisikan

Akupun tersadar
Kini kau tak lagi sama
Akupun begitu
Setidaknya aku harus mencari pengganti dirimu
Namun sayang, tidak semudah itu aku berlabuh pada hati seseorang

Karena, sudah kucoba
Terakhir kali, tetap saja
Aku bisa melupakanmu sejenak saat bersamanya
Tapi saat aku sedang sendiri
Aku tetap mengenangmu dalam sepi

Kesalahanku Mengenalmu

Dulu, saat aku belum terlalu mengenalmu
Belum terlalu masuk dalam duniamu
Belum terikat dengan janji-janjimu
Hidupku biasa saja layaknya orang-orang dalam menjalani hidup

Namun kini, setelah mengenalmu
Dan aku masuk dalam kehidupanmu
Dalam hatimu
Namun sayang kau hadirkan dirinya

Sakit sayang hatiku teriris begitu saja
Kau tau kini hatiku penuh kebencian
Walau tak ku tunjukan secara gamblang
Namun kebencian dalam hati makin menjadi
Mulai berakar.........

Aku tau, kini ada penyakit hati
Sulit untuk kusembuhkan
Tiap melihat nama
atau yang berbau tentang sang putri yang melintas dalam hubungan kita
Aku selalu membencinya apapun itu
Walau dia berbuat kebaikan, aku selalu membencinya

Kamu tau kenapa?
Ini bermulai saat kamu memulai memainkan hati
Dan aku tau
Kini mengenalmu hanyalah sebuah kesalahan

Resah

Aku tidak munafik
Untuk saat ini aku perlu seseorang
Aku ingin bersandar dibahu nya
Aku ingin meluapkan keluh kesahku dalam peluknya
Dengan isak tangisku yang mengiringi
Aku ingin dia yang memberi masukan tanpa harus menyalahkan-ku dari sudut manapun
#june'15

Di ambang Rasa

Entah kenapa
Mungkin dia sudah mendapatkan yang baru
Yang mengganti posisi aku dihatinya
Sungguh aku ingin berteriak ini tidak adil
Padahal aku disini mati-matian menutup mata, telinga serta hatiku untuk pria lain
Aku berharap ketika aku memperbaiki diri, kau juga akan melakukannya
Namun kenyataannya tidak sama sekali
Kau bermain dengan wanita baru,, sayang kau berhasil menyayat hatiku lagi
Meski ragamu jauh untuk ku rengkuh
Tapi ragamu berhasil menghancurkan hatiku,, sekali lagi.

Mungkin ini yang Terbaik



Mungkin ini yang terbaik
Kau ditakdirkan menuntut ilmu berjauhan denganku mulai sekarang
Aku mencoba memperkuat hati
Jika suatu saat nanti, aku akan tergantikan
Aku mungkin akan siap
Tapi saat ini aku belum siap
Mencoba untuk peduli
Namun kepedulianku diabaikan
Rasa sakit menusuk hati yang mulai pulih
Lalu kembali rapuh nan hancur

Baiklah anggap saja kau hanya ingin mengejar cita-cita
Namun hatiku penuh ketakutan
Takut kau akan menemukan cinta baru disana
Dan aku disini masih menunggu kamu berpulang pada hati ini
 

Mari Suarakan Isi Hati Template by Ipietoon Cute Blog Design and Bukit Gambang