Lihatlah sudah sampai mana hati ini berusaha melupakannya
Sudah berapa kali kamu mengelakan fakta bahwa kamu sedang
merindunya
Hampir mati rasanya menahan rindu
Namun, jari jemariku menuntunku kepadamu
Semua usahaku yang lalu, gagal seketika
Semakin gagal sudah saat ku mendengar suaramu
Suara yang selalu menemani hari-hariku dulu
Akhirnya, kini aku bisa mendengarmu lagi
Kenapa aku selalu kembali ke dekapanmu lagi
Mungkin untuk sekarang, hanya kamu lah yang sudah tau cerita
hidupku
Kamulah yang selalu menerimaku apa adanya
Tanpa harus aku memasang image yang terbaik hanya untuk
bertemu denganmu
Sungguh mungkin itulah yang membuat hatiku berpulang lagi
kepadamu
Walau pahit cerita cinta selalu menghiasi, selalu terkalahkan
oleh rinduku padamu